Penyebab Radiator Mobil Rusak

penyebab radiator mobil rusak

Penyebab Radiator Mobil Rusak

Penyebab Mengapa Radiator Mobil Rusak

Radiator Mobil mempunyai peran yang besar sekali untuk kendaraan roda empat. Fungsi dari radiator ini sendiri untuk pendingin mesin mobil supaya dapat terhindar dari overheat atau panas yang berlebih. Oleh karena itu, tentunya siapa saja tidak ingin jika radiator mobil mengalami kerusakan. Di bawah ini terdapat beberapa penyebab mengapa radiator mobil rusak.

 

Berbagai Macam Penyebab Mengapa Onderdil mobil Radiator Rusak

  1. Kualitas Radiator Mobil yang Masih Jelek

Kualitas radiator mobil yang terbilang jelek dapat menjadi penyebab komponen tersebut mengalami rusak berupa kebocoran. Radiator yang diisi oleh air dengan kualitas yang di bawah rata-rata mempunyai usia penggunaan yang tentu saja lebih singkat. Bukan hanya itu saja, komponen dalam radiator pun menjadi cepat rusak, seperti bypass radiator yang sering terbuat dari bahan plastik.

 

  1. Terkena Benda Asing

Kondisi jalanan di Indonesia dimana sebagai masih ada yang tidak rata memang patut untuk diwaspadai oleh pengendara, apalagi kerikil-kerikil dan batuan runcing. Secara sadar ataupun tidak, kerikil dan batuan ini kerap terlempar hingga ke bagian radiator mobil setiap melintasi jalanan rusak. Masuknya kerikil dan batu bisa memicu bagian onderdil mobil radiator rusak.

Apalagi Anda mengetahui jika komposisi dari kerikil dan batu terbilang cukup keras, sehingga mudah sekali menghancurkan bagian dinding dari radiator. Guna memperbaiki dinding radiator yang rusak tersebut, Anda dapat membawanya ke bengkel mobil. selain itu, dapat pula diperbaikinya di rumah sendiri jika Anda memang mengetahui caranya.

  1. Tersumbat Oleh Saluran Output

Penyebab yang berikutnya mengapa radiator mobil rusak yaitu bisa jadi karena tersumbat oleh saluran output. Anda harus rutin melakukan pembersihan pada radiator mobil secara berkala. Sama halnya seperti evaporator, ternyata radiator mobil pun cukup rentan dengan kotoran dan debu. Kotoran dan debu yang menumpuk bisa membentuk berupa gumpalan lumpur yang ada di dalam radiator.

Hal tersebut nantinya akan menghambat air yang akan memasuki hingga ke dalam bagian mesin. Saluran output yang tersumbat ini bisa menyebabkan kepala onderdil radiator menjadi pecah, air merembes hingga ke komponen yang lainnya, dan sparepart radiator meledak.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan pengecekan ke bagian suku cadang radiator mobil ini secara rutin. Anda perlu memeriksa komponen radiator setiap kali menempuh jarak hingga 40 ribu km. Hal itu karena di jarak inilah nantinya air radiator mobil mulai penuh.

  1. Radiator Mobil Sudah Berumur

Setiap sparepart atau bagian yang terdapat di dalam mobil mempunyai usia ekonomisnya sendiri-sendiri. Untuk komponen berupa radiator mobil ini sendiri, usia ekonomisnya yaitu sekitar 4 sampai 5 tahun. Sesudah masa tersebut berakhir, maka jangan heran jika dinding radiator mobil rusak karena perlahan mulai terkikis. Hal tersebut mengakibatkan radiator dapat mengalami kebocoran dan keretakan.

Supaya performa dari onderdil mobil radiator ini selalu oke, maka Anda wajib memperhatikan mengenai berapa lama penggunaan dari radiator mobil itu sendiri. Jika ternyata radiator sudah berumur, maka silahkan mengganti radiator yang lama dengan radiator yang masih baru. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan performa yang dimiliki oleh radiator yang digunakan.

Demikianlah beberapa penyebab yang wajib untuk Anda ketahui mengenai mengapa radiator mobil rusak. Apabila Anda mulai menemukan beberapa gejala kerusakan pada onderdil mobil radiator tersebut, maka jangan tunggu waktu lagi untuk mengganti atau memperbaikinya. Selain itu, jangan lupa juga untuk memeriksanya secara berkala.

penyebab radiator mobil rusak